Metode Pembelajaran E

Bahasa gampangnya adalah membuat pembelajaran dengan memanfaatkan tekhnologi sebagai medianya. Pada kasus ini downside bukan terletak dari pada motivasi menurun atau e-learning kurang tepat, tetapi karena program e-studying tidak terakses disebabkan padatnya jaringan. B. Ranah Afektif Ranah afektif bisa dicapai dengan menggunakan clip, film, suara atau video yang isinya menggugah perasaan.

Dengan e-learning mengatasi adanya perbedaan yang berasal dari guru, seperti : cara mengajarnya, materi dan penguasaan materi yang berbeda, sehingga memberikan standar kualitas yang lebih konsisten. Jadi E-Studying atau elektornik studying adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan memanfaatkan fungsi internet dalam kegiatan pembelajaran dengan menjadikan fasilitas elektronik sebagai media pembelajaran.

eight. Untuk sekolah tertentu terutama yang berada di daerah, akan memerlukan investasi yang mahal untuk membangun e-studying. Get the training it’s worthwhile to stay forward with professional-led programs on E-Studying. four. Koneksi internet yang lambat dan tidak handal dapat menimbulkan rasa frustasi.e-Learning

Konfirmasi : Guru menyimpulkan materi Guru memberikan tugas (PR) kepada peserta didik melalui media elektronik, yang kemudian siswa diperintahkan untuk mengumpulkan melalui e mail. 6. Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di computer.e-Learning

D. Learning Management System (LMS), bertugas mengelola sistem di web site yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antarsiswa dengan siswa lainnya, serta hal lain yang berhubungan dengan pembelajaran, seperti tugas, nilai, dan peringkat ketercapaian belajar siswa.e-Learning